Penyuluhan kesehatan dengan tema : "Mobilisasi Aman Pada Pasien Fraktur" dan "Latihan Range of Motion ( ROM) & Alih Baring pada Pasien Stroke".

Penyuluhan Kesehatan - Jumat, 28 Agustus 2026 di Ruangan Bedah RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH bersama Ns. Sherli Prima Dewi, S. Kep dan Aisyah Julia Putri dengan judul materi "Mobilisasi Aman Pada Pasien Fraktur" dan dilanjutkan penyuluhan di Ruangan Neurologi RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH bersama Ns. Nofriyanti, S. Kep dan Fatimah Az Zahra Dievan dengan judul materi "Latihan Range of Motion ( ROM) & Alih Baring pada Pasien Stroke".
Penyuluhan Kesehatan

Mobilisasi adalah upaya membantu pasien melakukan pergerakan atau perubahan posisi secara bertahap dan aman sesuai dengan kondisi serta kemampuan pasien. Prinsip Utama Mobilisasi: mobilisasi pada pasien fraktur atau patah tulang dilakukan secara perlahan, bertahap, aman, dan sesuai instruksi tenaga kesehatan. Area fraktur harus tetap terlindungi dan stabil, memperhatikan nyeri serta kondisi pasien, menggunakan alat bantu bila diperlukan, dan memastikan lingkungan aman untuk mencegah jatuh. Mobilisasi yang tepat membantu menjaga fungsi tubuh, mencegah komplikasi akibat imobilisasi, dan mendukung proses pemulihan pasien.

Latihan Range of Motion (ROM) dilakukan untuk membantu mempertahankan pergerakan dan fleksibilitas sendi, serta mencegah kekakuan otot pada pasien stroke. Sementara itu, alih baring adalah mengubah posisi tubuh pasien secara berkala, seperti: miring kanan, telentang dan miring kiri. Alih baring dilakukan secara teratur, umumnya setiap 2 jam, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan pasien. Hal ini bertujuan membantu meningkatkan kenyamanan serta mencegah komplikasi akibat terlalu lama berada dalam satu posisi, seperti luka tekan (dekubitus).

Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat bagi pasien dan pengunjung RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, SH 🙏


HUMAS & PKRS RSMY

Berita Lainnya :