Detail Informasi Inovasi Secara Lengkap
| Tahapan Inovasi | : | Implementasi |
| Jenis Inovasi | : | Digital |
| Inisiator Inovasi | : | Serli Oktavuani, S.Tr. Keb |
| Urusan Inovasi | : | Kesehatan |
| Panduan Teknis Inovasi | : | Pedoman Teknis Inovasi Apprist (Aplikasi Laporan dan Informasi Shift) |
| Bentuk Inovasi | : | Inovasi Pelayanan Publik |
| Tujuan Inovasi | : | Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan laporan dan informasi shift, mempercepat akses dan pencatatan data pasien. Serta mempermudah kepala ruangan dalam monitoring jumlah pasien dari mana saja dan kapan saja. |
| Manfaat Inovasi | : |
Mempermudah pembuatan laporan shift, akses data yang cepat dan meningkatkan koordinasi antar shift, serta mengurangi beban administrasi.
Meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi laporan, serta mengurangi beban administrasi.
Memastikan perawatan yang lebih terkoordinasi dan akurat dengan lebih banyak waktu yang dapat dialokasikan untuk pelayanan langsung. |
| Hasil Inovasi | : |
|
| Uji Coba Inovasi | : | Kamis, 01 Agustus 2024 |
| Implementasi Inovasi | : | Kamis, 19 September 2024 |
| Link Youtube | : |
🎥 Tonton Video Inovasi Apprist (Aplikasi Laporan dan Informasi Shift) |
| Rancang Bangun Inovasi | : | Latar Belakang Apprist awalnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan di ruang perinatologi RSUD Pariaman, dengan fokus pada manajemen laporan shift yang lebih efisien. Sistem pencatatan manual yang digunakan sebelumnya, seperti buku laporan, buku injeksi, buku visite dan pelaporan jumlah pasien pada hari libur kepada atasan melalui WhatsApp, menyebabkan pencatatan berulang, tidak selalu ontime dan memakan waktu. Selain itu, migrasi data rekam medis manual ke digital melalui aplikasi SIMGOS di RSUD Pariaman telah berhasil dilakukan, sehingga semua data pasien terdokumentasi dalam bentuk digital. Apprist dirancang untuk sejalan dengan sistem ini, memungkinkan integrasi data dari SIMGOS untuk pembuatan laporan tanpa perlu penulisan berulang. Ini membantu mempermudah pengelolaan laporan shift dan memberikan akses informasi yang lebih efisien. b. Dasar Hukum
c. Permasalahan 1) Makro Penggunaan sistem manual mengakibatkan proses pencatatan dan pembuatan laporan yang memakan waktu dan mengurangi efisiensi operasional. 2) Mikro Petugas kesehatan mengalami kesulitan dalam melacak dan mengakses data shift serta laporan pasien secara efisien. 3) Isu Strategis RSUD Pariaman telah berhasil melakukan migrasi data rekam medis manual ke digital melalui aplikasi SIMGOS. Apprist akan melengkapi sistem ini dengan memungkinkan integrasi data untuk pembuatan laporan yang lebih cepat dan tanpa perlu penulisan berulang, sejalan dengan inisiatif digitalisasi rumah sakit. d. Metode Pembaharuan 1) Kondisi Sebelum Inovasi Pencatatan laporan perawat / bidan di ruangan dilakukan secara manual, meliputi : buku laporan, buku injeksi, buku visite serta pelaporan jumlah pasien melalui WhatsApp pada hari libur sebagai bentuk monitoring dari atasan. Hal ini mengakibatkan pencatatan berulang dan laporan yang tidak real time sesuai kebutuhan. 2) Kondisi Sesudah Inovasi Semua laporan petugas shift terintegrasi dalam aplikasi Apprist, memudahkan pencarian dan akses laporan. Aplikasi ini menghemat waktu dengan mengintegrasikan data dari SIMGOS untuk pembuatan laporan yang lebih cepat dan akurat. Dengan mengurangi waktu yang diperlukan untuk penulisan laporan manual, petugas kesehatan dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk pelayanan pasien dan perawatan yang lebih baik e. Keunggulan 1) Integrasi Fitur laporan shift, daftar dan jadwal terapi pasien, monitoring jumlah pasien, overan shift dan jadwal shift online tersedia dalam satu platform terintegrasi. 2) Aksesibilitas Data dan laporan dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. 3) Efisiensi Mengurangi waktu untuk pencatatan manual dan meminimalkan risiko kesalahan. 4) Kemudahan Pengawasan Kepala ruangan dapat memantau jumlah pasien dan laporan pasien kapan saja dan dimana saja. 5) Kemudahan untuk Petugas shift Mempermudah pencatatan dan pengelolaan laporan untuk petugas terutama perawat dan bidan, meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban kerja yang merupakan tujuan dari inovasi itu sendiri. 6) Pengurangan Pencatatan Manual Menghilangkan kebutuhan untuk pencatatan di buku laporan, buku injeksi, buku visite dan mengurangi penggunaan ATKyang juga sesuai dengan transformasi digital (paperless). 7) Kemudahan Penggunaan Aplikasi yang interaktif dan mudah digunakan. Karna dibuat sesuai kebutuhan dan berdasarkan pengalaman inisiator selama tugas Shift. Versi awal aplikasi dikembangkan menggunakan platform gratis AppSheet dan Google Sheets, memungkinkan pengembangan awal tanpa biaya. Rencana kedepan termasuk pengembangan ke platform berbayar untuk akses yang lebih luas dan fitur tambahan sehingga dapat digunakan oleh seluruh petugas terkait. f. Tahapan dan Cara Kerja Inovasi 1) Pengembangan Prototipe Menyusun dan mengembangkan fitur dasar aplikasi Apprist menggunakan platform gratis AppSheet dengan koneksi ke Google Sheets sebagai database. 2) Uji Coba Melakukan uji coba aplikasi dengan pengguna awal di ruang Perinatologi RSUD Pariaman untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah. 3) Peluncuran Meluncurkan versi final aplikasi dengan fitur lengkap dan dukungan teknis. 4) Pemantauan dan Evaluasi Mengawasi penggunaan aplikasi, mengumpulkan umpan balik, dan melakukan perbaikan berkelanjutan dengan kolaborasi bersama tim IT ataupun pengembang profesional g. Deskripsi Inovasi Apprist adalah aplikasi mobile dan web yang dirancang untuk mempermudah proses laporan dan informasi shift di rumah sakit. Versi awal aplikasi ini dibuat menggunakan platform gratis AppSheet dengan koneksi ke Google Sheets sebagai database. Fitur utamanya meliputi: 1) Laporan Shift Menyediakan data pasien lengkap. laporan Shift pagi, sore dan malam dalam format SBAR. Keterangan Mutasi pasien untuk pasien masuk dan keluar. untuk shift pagi, sore, dan malam. Selain itu opsi pencarian dan filter yang dapat digunakan untuk keperluan pencarian data secara cepat dan akurat. 2) Therapy Mengelola dan menampilkan daftar dan jadwal terapi pasien yang otomatis terisi saat pembuatan laporan shift serta keterangan pemberian terapi setiap Shift. 3) Jumlah Pasien Menampilkan informasi real-time tentang jumlah pasien di ruangan. Termasuk data dan jumlah pasien masuk dan keluar. 4) Overan Menyediakan informasi tentang nama petugas tiap shift dan overan penting yang memerlukan perhatian khusus. 5) Jadwal Shift Memudahkan kepala ruangan dalam mengelola jadwal shift dan bisa di akses oleh petugas kapan saja. Pada menu navigasi terdapat fitur Pasien Masuk dan Pasien Keluar yang terisi otomatis saat membuat laporan Shift. Aplikasi ini mempermudah akses data dan laporan, menghemat waktu dengan mengintegrasikan data dari SIMGOS, serta mengurangi beban administrasi. Dengan tampilan yang bersih dan navigasi intuitif, Apprist bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional di rumah sakit dan kualitas perawatan pasien. |
